Life’s Story

Farida Ernawati Diah

EGO

Ego.. bagiku itu penyakit yang sangat membahayakan ketika datang diantara orang-orang yang saling mengenal. Terutama ketika ego itu datang diantara dua orang yang menjalani sebuah komitmen. Ketika ego menyerang kedua pihak maka masing-masing orang akan menganggap dirinya selalu benar dan orang lain yang salah. Bagaimana caranya agar ego itu sedikit melunak?

Aku sendiri bingung untuk melawan egoku sendiri. Kadang ketika aku merasa bisa melawan ego itu rasanya aku menang atas diriku sendiri. Dan usaha untuk mengalahkan ego itu pun sangat-sangat susah. Bisa menguras seluruh bagian dalam hidup kita. Mulai dari pikiran kita, tenaga kita, perasaan kita. Sampai pada akhirnya ego itu akan menimbulkan penyakit.  Keceriaan dan senyum pun bisa hilang ketika kita berusaha untuk mengalahkan ego itu. Padahal seharusnya senyum itu masih ada untuk melawan sang ego.

Ego…ego…ego… gimana agar kamu tidak terlalu menguras tenaga aku???

Ego itu pun kembali datang ke aku saat ini. Aku merasa aku tidak bersalah. Aku merasa aku tidak berbuat hal2 yang bikin marah dan berubah. Dan ego itupun menyerang dia. Dia merasa dia benar dan dia merasa dia perlu diam tanpa harus memberikan penjelasan apapun. Dan aku merasa dia harus memberikan penjelasan tentang kenapa dia harus diam. Egoku merasa aku selalu mengalah. Dan aku sekarang berusaha untuk melawan ego ku itu dan menerima apapun kemauan dia meski di hati kecil aku berontak ingin meminta penjelasan kenapa dia harus diam!!!!!

Advertisement

30 November 2006 - Posted by | Personal

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.